Sabtu, 16 April 2011

FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA BANJIR

Ada dua faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya banjir di Wilayah Provinsi DKI Jakarta. Yakni, faktor alam dan faktor manusia:

1. Faktor Alam:

  • Secara geografis, Kota Jakarta yang luasnya mencapai 650 Km2 itu, 40 persen atau sekitar 24.000 Ha di antaranya, merupakan dataran rendah utamanya di daerah Jakarta Utara seperti di Sungai Bambu, Papanggo, Warakas, dan lain-lainnya yang ketinggiannya berada di bawah muka air laut pasang. Daerah-daerah tersebut di atas, yang telah berhasil ditanggulangi baru sekitar 9.000 Ha.Di wilayah Provinsi OKI Jakarta, melintas 13 sungai (Kali Cakung, Jati Kramat, Buaran, Sunter, Cipinang, Kali Baru Timur, Ciliwung, Kali Baru Barat, Krukut, Grogol, Pesanggrahan, Angke, dan Kali Mookervart), yang keseluruhannya merupakan saluran sekunder/penghubung sistem drainase kota.
  • Kontur wilayah Provinsi DKI Jakarta pun kurang mendukung kelancaran aliran air, sehingga menimbulkan genangan dan bahkan pada saat musim hujan mengakibatkan banjir terutama di Wilayah Jakarta Barat, Utara, dan Timur, karena air tidak dapat mengalir secara gravitasi.

2. Faktor Manusia:

  • Harus diakui bahwa, disiplin dan kesadaran masyarakat Ibukota terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan masih rendah. Tak sedikit warga yang menjadikan bantaran kali sebagai tempat tinggal/bermukim. Akibatnya, karena adanya bangunan-bangunan liar, badan kali menjadi berkurang, Dan yang sangat memprihatinkan, mereka pun menjadi sungai sebagai tempat sampah, sehingga terjadi pendangkalan dan sampah mengonggok di sepanjang aliran sungai.
  • Pembangunan yang berlangsung pesat baik di Wilayah Provinsi DKI Jakarta maupun di Depok dan Bogor Jawa Barat, yang menghadirkan rumah dan bangunan beton lainnya yang menutup permukaan tanah dan menyulitkan air meresap ke tanah, telah mempersempit luas kawasan resapan air. Akibat¬nya, air hujan yang turun di daerah hulu, yang volumenya seringkali berada di atas kapasitas alur sungai, meluap dan menimbulkan banjir dan gena¬ngan di kawasan sekitar sungai.
  • Bersama itu, juga telah terjadi penurunan permukaan tanah (land subsidence) terutama di bagian utara wilayah DKI Jakarta. Dengan demikian, ke depan, kawasan yang tergenang pasang air laut besar kemungkinan akan bertambah, yakni kawasan yang tergenang, seperti Muara Angke dan kawasan Jakarta Utara sebelah Timur.

Banjir yang melanda kawasan perkampungan nelayan Muara Angke

Sumber :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/faktor-penyebab-terjadinya-banjir/

http://betsyhr.multiply.com/journal/item/71/Jurnal_Kegiatan_Peduli_Muara_Angke

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar